Monday, July 9, 2012

Jangan menyerah walau gagal SNMPTN

Pengumuman SNMPTN baru saja berlalu. Selamat bagi yang diterima, dan jangan kecewa bagi yang gagal. Tidak perlu merasa berkecil hati jika anda gagal karena sebenarnya ada orang yang memiliki pengalaman lebih menyakitkan dalam usaha untuk masuk perguruan tinggi, saya salah satunya. Supaya menyemangati anda yang gagal, saya akan menceritakan pengalaman saya dalam berjuang masuk perguruan tinggi.


saya berasal dari merauke. asal SMA saya adalah SMA Negeri 3 Merauke. tanpa bermaksud menyombongkan diri, sejak SD sampai SMA saya selalu menghasilkan prestasi akademik yang baik. Nilai rapor saya bagus semua. Pernah juga saya menjadi juara III olimpiade astronomi di tingkat kabupaten, yang kemudian membuat saya tertarik akan bumi dan isinya. sekarang ini saya sedang berkuliah di Institut Teknologi Bandung, jurusan teknik pertambangan Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan angkatan 2009. Sebenarnya saya sudah lulus SMA sejak tahun 2008. Namun, mengapa saya berkuliah di tahun 2009? Seperti inilah kira-kira ceritanya.

Sejak kecil saya sudah bercita-cita ingin menjadi dokter. waktu semester 6 di SMA, saya mendaftar PMDK di dua universitas untuk berkuliah di fakultas kedokteran, yaitu universitas brawijaya malang dan universitas airlangga surabaya. Suatu ketika, saya dipanggil oleh guru ke kantor sekolah karena ada kiriman dari panitia PMDK unair yang menyatakan bahwa berkas pendaftaran saya sudah diterima dan saya berhak mengikuti ujian disana. di lain pihak, berkas yang saya kirim ke universitas brawijaya pun sudah lolos verifikasi dan saya tinggal menunggu hasilnya apakah saya diterima atau tidak.

waktu keberangkatan ke surabaya telah tiba. saya berangkat dengan teman saya, widyannea marpaung ke surabaya dengan pesawat merpati boeing 737-300. Namun, saya berangkat ke surabaya dengan kondisi tubuh menderita malaria cukup parah. kami di surabaya tinggal di kediaman keluarga Unane di benowo. Berat sekali saat itu, sampai sehari sebelum ujian masuk PMDK unair saya masih belum sembuh juga. Saya masih demam, dan ditambah mual-mual. Beruntung tepat pada hari ujian kondisi saya sudah berangsur lebih baik. Namun, dikarenakan sakit, saya tidak melakukan persiapan. akhir kata, saya mengikuti ujian hanya berbekal ilmu didalam memori jangka panjang saya saja dan saya gagal. Di lain pihak, pengumuman dari universitas brawijaya sudah keluar dan saya tidak diterima.

Dari surabaya, saya menuju bandung dan mengikuti tes di fakultas kedokteran universitas kristen maranatha. saya diterima dan berniat untuk daftar ulang. orang tua saya kemudian meminta saya pergi ke maranatha untuk menanyakan berapa biaya yang harus dikeluarkan. Setelah saya memberikan rinciannya, orang tua saya meminta saya untuk tidak mendaftar ulang karena orang tua saya merasa tidak mampu membiayai kuliah dengan dana yang menurut mereka terlalu besar untuk mereka.

saya belum mau menyerah. saya mulai menjelajahi jakarta untuk menggapai cita-cita saya. sebelum mengikuti ujian UMB dan ujian saringan masuk di trisakti dan atmajaya, terlebih dahulu saya mengikuti USM-ITB. saya memilih SAPPK pada waktu itu dipilihan 1, pilihan yang lain saya isi sekenanya. USM saya gagal. di UMB, saya memilih fakultas kedokteran UI dipilihan 1, dan gagal. sekitar akhir juni, setelah ujian di trisakti dan atmajaya, hasilnya keluar dan saya tidak diterima di fakultas kedokteran di kedua universitas tersebut dan hanya lulus dipilihan 2. tidak salah satu yang saya ambil.

perjuangan puncak di SMPTN 2008, pilihan 1 Fakultas kedokteran Universitas Padjajaran dan pilihan 2 fakultas kedokteran universitas sam ratulangi manado. saya gagal, tetapi saya belum menyerah. saya mengikuti lagi ujian masuk di universitas krida wacana dan diterima di fakultas kedokteran. selagi waktu daftar ulang masih lama, saya mengikuti lagi ujian masuk universitas brawijaya, tetapi saya gagal lagi. kecewa luar biasa saya alami. akhirnya, atas saran kakak saya, saya tidak mendaftar ulang di ukrida dan saya memutuskan untuk menganggur selama setahun dibandung untuk belajar lagi.

Beberapa bulan pertama mengikuti bimbingan belajar, saya jalani dengan malas-malasan. Dalam ingatan saya selalu terbayang dan terbayang kegagalan-kegagalan yang pahit. Oktober 2008 saya terserang demam berdarah dan harus diopname di rumah sakit. TO saya jelek, saya susah fokus. Namun, memasuki tahun baru 2009, pandangan saya berubah. saya mulai rajin belajar. saya mulai membiasakan diri untuk berdisiplin dalam belajar. Berhubung saya menyewa kamar kost, sayapun terbiasa mengatur kehidupan sendiri, baik dalam keuangan maupun yang lainnya.

perjuangan saya yang pertama ditahun 2009 adalah SIMAK UI. Seperti yang lalu, saya memilih fakultas kedokteran di pilihan 1. Namun, kali itu saya gagal lagi. selanjutnya adalah UM-UGM. Seperti biasa, fakultas kedokteran menjadi pilihan 1. Semua soal terasa lancar dikerjakan, sampai akhirnya setelah selesai ujian saya menyadari kekeliruan yang fatal, yaitu nama yang saya isikan di lembar jawaban tidak sesuai dengan yang di formulir. Akhir kata, saya gagal lagi masuk fakultas kedokteran, sekalipun saya lulus dipilihan 3, yang akhirnya saya lepas karena tidak sesuai cita-cita saya. Kemudian saya mengikuti ujian saringan masuk universitas jendral soedirman. saya mengikuti ujian di tasikmalaya dan memilih fakultas kedokteran sebagai pilihan 1. kali itu saya optimis. mayoritas soal bisa saya kerjakan dengan keyakinan benar yang tinggi. administrasi pun tidak keliru layaknya ujian sebelumnya. Namun, saya gagal lagi. saya yang kebingungan karena tidak lolos tidak bisa berbuat apa-apa.

selanjutnya, saya mengikuti USM-ITB. kali ini saya memilih FTTM-ITB di pilihan 1. Namun, gagal lagi. kemudian, saya ujian dimaranatha lagi, mengambil teknik informatika dan diterima. Selanjutnya, saya mengikuti UMB lagi, dimana pilihan 1 adalah fakultas kedokteran USU. Berhubung saya masih penasaran dengan UI, saya memilih Fakultas Kesehatan Masyarakat UI juga dalam pilihan jurusan. Sejumlah soal saya kerjakan dengan lancar. Akhir kata, pengumuman keluar dan untuk ketiga kalinya saya gagal masuk UI. Saya semakin bingung, sekalipun saya lulus dipilihan 4, yaitu teknik sipil USU. Pendaftaran ulang di USU pun dilaksanakan bertepatan dengan pelaksanaan SNMPTN 2009 sehingga saya harus memilih apakah saya harus mendaftar ulang atau melepasnya dan mengikuti SNMPTN 2009. Keputusan pun dibuat, saya melepas teknik sipil USU untuk mengikuti SNMPTN 2009.

Akhirnya SNMPTN tiba. Lagi, pilihan 1 adalah fakultas kedokteran Universitas padjajaran dan pilihan 2 adalah FTTM-ITB. pilihan tersebut membuat teman saya yang paling tegar diantara teman-teman sekelas bimbel, mengatakan saya gila, mengingat tingginya passing grade keduanya. Namun, saya sudah bertekad dan kali ini harus berhasil. Akhir kata, SNMPTN berakhir, saya tinggal menunggu hasil ujian sambil mengikuti ujian yang lainnya. pascaSNMPTN, saya mengikuti ujian untuk memasuki fakultas kedokteran Unjani dan saya diterima. Kemudian, saya mengikuti ujian masuk STAN.

Akhirnya, juli akhir, pengumuman SNMPTN tiba. saya kemudian masuk ke website Unpad untuk mengecek nomor saya apakah saya diterima. Kalimat yang muncul saat itu adalah, "nomor anda tidak terdaftar". Saya panik. Akhirnya saya berhasil memasuki web SNMPTN ditengah ribuan orang yang mengakses website tersebut. Setelah saya memasukkan nomor saya, sungguh diluar dugaan. saya diterima di FTTM-ITB. Saya berhasil lulus SNMPTN, tetapi saya gagal memenuhi tujuan saya sebelumnya, masuk fakultas kedokteran universitas negeri. Orang tua saya gembira, keluarga saya gembira, teman-teman saya yang mengetahui seberapa berat saya berjuang turut bergembira. banyak juga teman-teman saya yang lulus di SNMPTN, saya ikut bergembira atas itu, apalagi untuk teman saya yang paling tegar diantara teman-teman sekelas yang berhasil masuk ITB di fakultas yang ia inginkan.

PROKM 2009 tidak saya ikuti. Penderitaan berakhir di ranjang RS santo borromeus karena saya terkena infeksi virus yang membuat saya demam tinggi. Untuk diketahui, selama menganggur, saya bisa belajar 7 - 9 jam sehari, senin sampai sabtu. mengerjakan soal dan baca textbook menjadi makanan saya sehari-hari. Saya hanya beristirahat di hari minggu. Di kamar kost saya waktu itu tidak ada TV. saya hanya menggunakan MP3 player dan sebuah subwofer tua dan tentu saja, buku-buku pelajaran untuk menghibur diri. Sebenarnya kakak pertama saya sudah menetap dibandung, tetapi saya tidak tinggal dengan mereka.

sebulan kuliah, pengumuman STAN keluar. saya diterima di jurusan Pajak Bumi dan Bangunan. Dilema pun terjadi, apakah saya harus melepas FTTM atau tidak. Akhirnya saya memutuskan untuk tetap di ITB, sekalipun ada seseorang yang mencibir saya karena saya menolak masuk STAN. Menurut dia, setelah saya lulus dari STAN saya akan bekerja dengan penghasilan yang lumayan. Saya tidak peduli, saya tetap di ITB.

Kadang saya berpikir, mengapa 2 kali ikut USM saya gagal. Akhirnya saya mengerti. Tuhan sayang akan orang tua saya. Berkat-Nya diberikan luar biasa. Andaikata saya lulus USM, maka saya akan membayar sejumlah dana yang lebih besar dibanding kalau saya masuk lewat SNMPTN. Ayah saya yang sudah pensiun begitu bernapas lega. Apa yang Tuhan kerjakan bagi saya pun diluar dugaan. Apa yang saya terima selama berkuliah di ITB itu luar biasa. tidak hanya engineering, tetapi juga kemampuan-kemampuan lain. Sayapun memiliki banyak teman disini, dimana mereka berasal dari berbagai daerah diseluruh penjuru nusantara. saya adalah ITB2009, angkatan di ITB yang cukup berwarna, dari aceh sampai papua ada, saya salah satunya.

Namun, hati kecil saya tidak bisa berbohong. Kalimat "menjadi dokter" masih tetap ada, walau tidak setiap saat muncul, tetapi ketika muncul sangat mengganggu, apalagi ketika saya sakit. Namun, realita ini harus saya jalani, dan sekarang saya tinggal berjuang untuk keluar dari kampus ITB dengan membawa gelar ST.

Jikalau anda gagal dalam SNMPTN, mungkin Tuhan Yang Maha Kuasa belum menghendaki anda masuk ditahun ini, atau tidak menghendaki sama sekali anda masuk ke jurusan yang anda pilih. Jalan manusia ada ditangan-Nya, bukan? tugas kita adalah mencari ridho dan penyertaan-Nya, mencari kehendak-Nya, yang tentu saja merupakan yang terbaik bagi diri kita.

Ora et labora, berdoa dan bekerja, itulah yang harusnya kita lakukan. Kita tidak bisa mengerjakan salah satunya saja, keduanya musti dijalankan. Bagi anda yang gagal, apakah anda selama ini sudah mencari kehendak-Nya? atau mungkin anda keliru seperti saya, dimana pada saat berjuang dan bergumul untuk menjadi mahasiswa kedokteran, saya berpikir bahwa Tuhan sudah menaruh cita-cita itu sejak kecil dalam diri saya, saya tidak tahu bagaimana anda. Anda mengenal diri anda, tetapi Tuhan lebih mengenal diri anda melebihi anda mengenali diri anda sendiri, dan IA pasti tahu apa yang terbaik untuk anda.

Jangan pernah menyerah untuk berusaha, kawan!

Tuesday, July 3, 2012

saking mahakuasa-Nya

saking mahakuasa-Nya, IA menciptakan jutaan galaksi dialam semesta ini, dimana trilyunan planet ada di tiap galaksi tersebut, hanya dengan berfirman.

Saking mahakuasa-Nya, Ia menciptakan galaksi bima sakti, dengan bumi didalamnya, planet yang ia tempatkan berbagai macam kehidupan, planet dengan kondisi geologi yang kompleks dan menarik untuk dipelajari.

Saking mahakuasa-NYA, IA mengadakan berbagai fenomena-fenomena alam, bongkah batu yang meletus dari gunung dan jatuh kebawah, yang membuktikan adanya gaya tarik kebawah.

Saking mahakuasa-Nya, ilmu pengetahuan ada dalam tangan-Nya. Gravitasi, cahaya, materi dan antimateri, medan listrik dan medan magnet dan segala sesuatu yang menarik untuk dipelajari.

Saking mahakuasa-Nya, Ia eksis, Ia rill, Ia dapat berjalan dibumi, mengambil ''debu dan tanah'', mengambil dan menenun unsur-unsur dan kemudian membentuk kromosom, dan dari kromosom-kromosom terbentuklah DNA. Ia menenun dan membentuk sel, merangkai sel-sel menjadi jaringan, merangkai jaringan-jaringan menjadi organ, dan akhirnya membentuk manusia.

Saking mahakuasa-Nya, Ia berdaulat atas seluruh ciptaan-Nya, dan tentu saja, Ia berdaulat atas ciptaan seluruh ciptaan-Nya. Masakan, patung, pahatan, musik, dan lain sebagainya, karena semua rasa dan kemampuan itu berasal dari-Nya.

saking mahakuasa-Nya, Ia dapat membuat bumi ini berhenti berputar, karena bumi inipun buatan-Nya. Ia tak dibatasi oleh waktu, karena Ia sendirilah yang menentukan waktu.

Saking mahakuasa-Nya, ia dapat berinkarnasi menjadi manusia, mempunyai darah dan daging, Ia terhitung, Ia riil, Ia eksis, hakikat-Nya Ia tetap Tuhan.

Saking Mahakuasa-Nya, sekalipun Ia dapat merasakan kesakitan, mengantuk, lapar dan haus, setan takut pada-Nya, penyakit takluk pada-Nya, bahkan badaipun mendengarkan-Nya.

Saking mahakuasa-Nya, sekalipun ketika Ia menjadi manusia, Ia dapat menahan penderitaan dan rasa sakit jauh lebih besar dibanding manusia yang lain. Tubuh-Nya kuat, Ia dapat menahan siksaan semalam suntuk, bahkan hingga siang dari orang-orang yang dengki pada-Nya.

Saking mahakuasa-Nya, hanya kematiaan-Nya yang bisa mendatangkan gempa sampai membelah bangunan yang dibuat selama 46 tahun.

Saking mahakuasa-Nya, Ia tidak bisa lama-lama mati. Ia hidup kembali, tak terbatas oleh waktu dan ruang, Ia bisa berada dimanapun Ia mau, Ia bisa menembus tembok, Ia bisa menghilang dengan tiba-tiba.

Saking mahakuasa-Nya, Ia memerintahkan ikan-ikan untuk masuk ke jala orang-orang yang disuruh-Nya. Ia tetap eksis, bisa memasak, bisa membuat tungku api.

Saking mahakuasa-Nya, Ia seketika naik kelangit, membuat orang-orang yang menyaksikannya seperti tak tersadar, mungkin karena takjub.

Saking mahakuasa-Nya, Ia bisa membinasakan alam semesta hanya dengan sentilan jari. Ia bisa melakukan-Nya, jika Ia mau.

Tuesday, June 12, 2012

modus copet di daerah sekitar kebon binatang bandung

kepada warga masyarakat bandung yang weekendnya ke kebon binatang bandung, harap memperhatikan ini.

Hari minggu, 10 juni 2012 sekitar pukul 1.40 PM didalam angkot caheum-ledeng arah caheum, terjadi pencopetan dimana sang korban adalah seorang ibu. Barang yang dicopet adalah gelang emas.

Kronologinya, sesaat setelah 2 orang ibu naik angkot dengan menggendong anaknya, 2 orang pria kemudian naik ke angkot yang sama. Kemudian, salah satu dari pria tersebut berpura-pura tangannya terjepit oleh jendela angkot dan meminta penumpang lain membantunya, sementara temannya yang lain mendorong sang calon korban sambil berusaha mengambil gelang yang ada ditangan calon korban.

Setelah tangannya ''terlepas'' pasangan copet ini kemudian keluar angkot tanpa membayar dan langsung kabur.

Saran dan tips :
Harap berhati-hati bagi yang ingin weekend di kebon binatang atau ditempat keramaian lain. JANGAN MEMAKAI PERHIASAN BERLEBIHAN ATAU YANG GAMPANG DICOPOT. sepertinya sang copet sudah memantau sang calon korban sejak di kebun binatang dan mencari momen dimana sang calon korban mungkin naik angkutan umum dan melancarkan aksi copetnya.

Jaga harta benda anda, pencuri datang disaat yang anda tidak duga.

Sunday, January 29, 2012

sukacita ( GII dago, 29 januari 2012)

khotbah hari ini, minggu 29 januari 2012, begitu menarik, dan tentu saja memberkati, dan ini mungkin sekilas resumenya (boleh ya ditambahi sedikit hehehe).

''bersukacitalah didalam Tuhan. Sekali lagi kukatakan, bersukacitalah!'', yaitu sebuah kalimat perintah yang ditulis paulus ketika sedang berada dipenjara untuk jemaat-jemaat di filipi. Sebenarnya, apakah gerangan sukacita itu?

Sukacita itu berbeda dengan senang, gembira, bahagia. Didalam bahasa inggris, sukacita adalah joyfull, sedangkan senang/gembira/bahagia adalah happy. Didalam terjemahannya (bacanya khara/khera, tulisannya ga tau, maaf :D) sukacita merupakan anugerah khusus, dimana sukacita itu diperoleh jika dan hanya jika seseorang mempunyai hubungan yang intim dengan Tuhan. Lalu, mengapa bisa terdapat kejadian seseorang kehilangan sukacita?

Hal yang paling bisa membuat seseorang kehilangan sukacita adalah dosa. Tak seorangpun dapat merasakan sukacita ketika dia sedang dalam keadaan berdosa.

Ibarat mata air, bagian tanah yang subur adalah yang paling dekat dengan sumber mata air tersebut. Tuhanlah sumber sukacita. sukacita diperoleh ketika kita dengan sungguh-sungguh, membaca, mereunngkan Firman Tuhan dan mempraktikkannya.

''hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang, Tuhan sudah dekat!''. Ada 3 alasan mengapa orang berbuat baik. Pertama, karena ingin mendapat pahala. Kedua, supaya dikatakan baik. Ketiga, karena seseorang sudah mengalami kebaikan oleh Tuhan, dan hendaknya orang percaya melakukan kebaikan karena alasan yang ketiga.

''janganlah kuatir akan apapun juga, tetapi nyatakanlah segala keinginanmu kepada Allah didalam doa dan ucapan syukur.'' doa adalah nafas hidup orang percaya, sarana untuk berkomunikasi dengan Tuhannya. kuatir karena suatu masalah akan membuat orang malah berfokus kepada masalah tersebut, bukan kepada Tuhan. Hal ini jangan sampai terjadi, tetapi hendaknya kita mau berdoa, memandang kepada Tuhan sebagai penolong yang sejati.

semua yang baik, semua yang mulia, semua yang sedap didengar dan terpuji, pikirkanlah semua itu.

Allah sumber damai sejahtera menyertai kita sekalian.

note : dikhotbahkan oleh pdt. Albert rumbo pada kebaktian II pukul 10.00 WIB

Wednesday, January 18, 2012

Pendapat saya tentang dosa keturunan

kali ini saya ingin mengangkat sebuah topik yang mungkin menarik bagi anda yang ingin menyimak.

kali ini, yang saya ingin angkat adalah "dosa keturunan". sebenarnya, adakah dosa yang turun-temurun diwariskan? adakah dosa yang sama yang dilakukan dari generasi ke generasi oleh suatu lineage? ini pendapat saya.

ada suatu pertanyaan, apakah jika seseorang melakukan dosa yang sama seperti yang dilakukan ayahnya atau generasi sebelumnya, apakah hal itu terjadi karena FAKTOR GARIS KETURUNAN?

untuk orang yang percaya, kita pasti sepakat dengan hal ini bahwasanya ada dua jenis manusia didunia ini, yaitu manusia berdosa dan manusia "yang dibenarkan". saya sengaja memberi tanda petik pada kelompok kata "yang dibenarkan" untuk menjelaskan sesuatu pada paragraf- paragraf berikutnya.

Didalam pelatihan doktrin keselamatan yang pernah saya terima, saya menerima beberapa hal yang menarik (dan saya mempercayai hal itu), yaitu bahwasanya  manusia telah berdosa dan kehilangan kemuliaan Allah. manusia yang hidupnya kuduspun, dia tetap berdosa karena ia mendiami daging (tubuh jasmani) yang dikandung dari dosa. berarti (kesimpulan saya), manusia bisa benar-benar lepas dari dosa jika dan hanya jika ia mati secara jasmani.

lalu, masalah "manusia yang dibenarkan" juga menarik. sedikit mengaitkan dari khotbah seorang pendeta, ia mengatakan bahwa manusia diciptakan tidak dengan free will (kehendak bebas). andaikata manusia diciptakan dengan free will, ia tidak perlu MEMPERTANGGUNGJAWABKAN dosanya dihadapan Tuhan. Namun, manusia tetap bukan robot. Tuhan memberikan 'will' yang lain, yaitu kehendak untuk memilih. manusia boleh memilih siapa yang akan dia ikuti, apakah Tuhan atau mamon (yang lain juga boleh). jadi, jika manusia berdosa, maka ia sendiri yang memutuskan.

Namun, dalam doktrin keselamatan (yang saya terima), harus diperhatikan dengan seksama bahwa ALLAH YANG MEMILIH SENDIRI orang-orang yang akan diselamatkan, yang diawali dengan suatu peristiwa dimana manusia itu dibenarkan. berarti, manusia yang dibenarkan adalah manusia YANG DIPILIH ALLAH SENDIRI menurut hak absolut-Nya, dimana Roh Kudus turun menjamah hati orang tersebut untuk sadar akan dosanya, kemudian ia memohon pengampunan dari Tuhan, dan kemudian Tuhan mengampuni orang tersebut dan orang tersebutpun dibenarkan dan diselamatkan. Tidak ada turut campur manusia dalam hal dibenarkan, tetapi Allah sendiri yang bekerja.

dalam kekristenan,apakah pernah terbukti ada orang yang semasa hidupnya berbuat dosa, maka keturunannya pun berbuat dosa ; ataupun jika seseorang hidup benar maka keturunannya berbuat benar? bagi saya, lineage tidak ada pengaruhnya sama sekali terhadap berdosa atau tidaknya seseorang, benar atau tidaknya seseorang. Tuhan yang memutuskan seseorang dibenarkan. lalu mengapa orang bisa terus berbuat dosa? Tuhan tidak melakukan apapun terhadap orang itu (maksudnya, tidak membuat dia berbuat dosa), Tuhan hanya membiarkannya, Tuhan berlaku pasif, Tuhan tidak memberikan karunia khusus (dibenarkan ; diselamatkan) kepadanya, tetapi hanya memberikan karunia umum (cahaya matahari, kehidupan jasmani, berkat jasmani, dan sejenisnya).

jadi, dapat disimpulkan bahwa "dosa keturunan" itu hanya sebuah istilah yg keliru. Jikalau ada seseorang berbuat dosa sama seperti dosa ayahnya atau generasi diatasnya, maka kemungkinan yang terjadi adalah pewarisan budaya yang buruk didalam keluarga, lingkungan yang "mendukung" perbuatan dosa, dan yang lebih mendasar lagi, Tuhan membiarkan orang tersebut.

additional notes :
jika anda bertanya mengapa Tuhan MEMBIARKAN seseorang terus-menerus berbuat dosa, maka yang berikut ini semoga bisa menjawab. Tuhan adalah kasih, tetapi Ia juga ADIL. Ia ingin SEMUA manusia diselamatkan, tetapi keadilan-Nya tetap berbicara. upah dosa adalah maut. jadi, dibawah kolong langit ini, harus ada manusia yang diselamatkan dan harus ada manusia yang dihukum akibat dari dosa. Maka, berbahagialah mereka yang dipanggil Tuhan untuk diselamatkan-Nya.