Tuesday, July 17, 2012

catatan khotbah ibadah pernikahan

tanggal 15 juli 2012, seseorang meminta saya untuk menjadi pemusik di sebuah kebaktian pemberkatan nikah di suatu gereja misi. Tubuh yang baru saja terkena hepatitis A ini membuat saya mudah sekali merasa kelelahan. Serasa energi saya habis pada saat latihan, tetapi puji tuhan saya bisa melayani dengan baik ditengah kondisi fisik yang belum prima. Sebenarnya ada hal yang menarik dalam kebaktian tersebut, yaitu konten khotbahnya, yang akan saya bagikan kepada anda sekalian pada tulisan kali ini.

Didalam khotbah dijelaskan tentang suatu perikop dimana Tuhan menciptakan manusia didalam kitab kejadian. sebelum Allah menciptakan hawa, ternyata sesuatu yang tajam Tuhan nyatakan, yaitu "TIDAK BAIK jika manusia itu sendiri saja". sekalipun tidak dijelaskan dari sisi teologis secara mendalam, kata TIDAK BAIK tersebut menyatakan bahwa manusia tidak seharusnya hidup sendiri. menurut hemat saya, ini sejalan dengan pernyataan zoon politicon dari aristoteles, dimana manusia memang tidak bisa hidup sendiri. Bagi saya, hal ini bisa menjadi counter bagi mereka yang bangga dengan status single. Manusia seharusnya tidak hidup sendiri. Manusia seharusnya berpasangan karena itulah yang dipandang baik oleh Tuhan.

Didalam khotbah juga dijelaskan mengenai prinsip-prinsip pernikahan. setidaknya ada beberapa prinsip yang dibawakan dalam khotbah tersebut.

Pertama, pernikahan harus dianggap sebagai komitmen yang PERMANEN. Permanen disini berarti komitmen ini tidak boleh dilepas dan harus dipegang sampai maut memisahkan. Komitmen ini juga tidak boleh dilanggar bahkan dengan perceraian sekalipun. Pada jaman Musa, bangsa Israel terlalu keras kepala sehingga Musa harus mengeluarkan surat cerai, tetapi sejak mulanya tidaklah demikian. Apa yang telah dipersatukan oleh Allah tidak boleh diceraikan oleh manusia. Kemudian yang saya pahami, perceraian merupakan perbuatan melanggar kedaulatan dan ketetapan Tuhan dan kelak akan mendatangkan hukuman. Jelas bahwa Tuhan tidak ingin ketetapannya dilanggar, bukan?

dalam khotbah juga diberikan sebuah ilustrasi, yaitu tentang burung merpati. Burung merpati dilambangkan sebagai lambang kesetiaan karena ternyata spesies ini hanya setia kepada satu pasangan.Jika hewan saja bisa setia, mengapa manusia tidak bisa setia?

Saya pun ingin menambahkan sesuatu juga dalam tulisan ini. zinah merupakan salah satu perbuatan yang melanggar hukum dan ketetapan Tuhan. Namun, apakah zinah itu hanya berkaitan dengan fisik saja? Mengingini seseorang didalam hati sementara sudah berpasangan adalah termasuk zinah, yaitu zinah didalam hati. Masihkah anda yang sudah menikah, tetapi masih melirik pria/wanita lain? ingatlah bahwa Tuhan adalah penyelidik hati dan Ia tahu apa yang ada didalam hati kita.

Kedua, pernikahan merupakan panggilan untuk melayani dengan penuh kesetiaan. sama seperti hamba Tuhan yang berkomitmen untuk melayani penuh, pernikahan pun sama esensinya. Suami melayani istri, memenuhi kebutuhan istri, begitu juga sebaliknya.

ketiga, pernikahan adalah suatu proses pemurnian. bukankah seseorang akan meninggalkan orang tuanya dan bersatu dengan istrinya sehingga keduanya menjadi satu daging? jika demi pasangan maka seseorang harus meninggalkan orang tuanya, maka merekapun harus rela meninggalkan ego pribadinya. ketika sudah menikah, baik pria maupun wanita tidak bisa lagi memikirkan dirinya sendiri, tetapi juga memikirkan pasangannya. Disinilah proses pemurniannya, yaitu pemurnian ego.

Keempat, pernikahan adalah anugerah. apakah anugerah itu? anugerah adalah sesuatu yang kita terima, sekalipun kita tidak layak menerimanya. jika anda mendapatkan pasangan yang mungkin sangat baik adanya, patutkah anda berbangga? apakah anda pernah bercermin, layakkah saya menerima orang sebaik ini? bisa hidup bersama orang yang dicintai adalah anugerah. Hanya dengan memandang pasangan sebagai anugerah, kita akan memperlakukan mereka dengan baik.

Mungkin cuma beberapa hal diatas yang saya ingat, tetapi kiranya bisa menambah wawasan dan khasanah berpikir anda tentang pernikahan.

Thursday, July 12, 2012

Teman hidup : tak perlu yang ideal

seseorang yang sudah berumur diatas 21 tahun, terlebih pria, pasti sudah mulai memikirkan tentang teman hidup. sebenarnya, teman hidup hanya "alibi" untuk menyebut suami/istri. Kira-kira, bagaimana cara memilih pasangan hidup? saya hanya memaparkan pendapat pribadi, tidak bermaksud persuasif, dan saya bisa saja "menyesatkan" anda sehingga anda harus dengan cerdas memilih informasi. Dikarenakan saya adalah pria, maka saya akan memaparkan pendapat saya bagaimana seorang pria memilih wanita yang dapat dijadikan teman hidup.

Pilihlah wanita yang lebih muda atau seumur, tetapi anda lebih tua beberapa bulan. Manajemen ego sangatlah penting. terkadang benturan ego secara tidak langsung terjadi karena faktor umur. perkembangan ego terkadang berjalan beriringan dengan pertambahan umur. jadi, andaikata anda memilih wanita yang lebih tua, besar kemungkinan egonya lebih tinggi, bahkan dia bisa memandang rendah anda. Apakah anda mau mengisi hari-hari anda dengan pertengkaran?

Pilihlah wanita yang seiman dan beriman. Anda tidak mungkin memilih wanita yang kelak akan menjauhkan anda dari Tuhan, bukan? wanita yang beriman sangat penting, apalagi ketika anak-anak sudah hadir. Sekalipun peran laki-laki juga penting, tetapi di tahap awal pertumbuhan anak, wanitalah yang punya waktu lebih banyak dengan si anak untuk berinteraksi. Dengan demikian, si wanita bisa memberikan didikan kepada si anak. Selain itu, andaikata si pria salah, wanita yang beriman pasti dengan penuh kasih mau menegur. Mau?

pilihlah wanita yang lebih mementingkan keluarga dibanding karir dan emansipasi. Terkadang ada wanita yang ingin terlihat lebih dari pria. Wanita jenis ini berpeluang mengabaikan keluarga karena terlalu sibuk dengan karir. Di masa yang akan datang, anda dan anak anda akan berpeluang diabaikan juga.

Pilihlah wanita yang hemat, tetapi tak pelit. wanita jenis ini bisa menabung, anti foya-foya, tetapi akan mengeluarkan dana dengan efektif untuk urusan rumah dan dapur, kesehatan, pendidikan, dan rekreasi. Jangan memilih wanita yang pelit. anda hanya akan makan nasi, tempe, dan kecap setiap hari.

pilihlah wanita yang bisa memasak. adalah kebanggan tersendiri bagi seorang pria (menurut saya) bisa makan masakan buatan istri sendiri. selain itu, wanita seperti ini mengerti nutrisi yang dibutuhkan keluarga, terlebih anak-anak. apakah anda mau terus-menerus makan direstoran atau beli diwarung, bukan?

Pilihlah wanita yang tidak cengeng. saya meragukan wanita yang cengeng dalam hal ketahanan mental dan ketegaran hatinya dalam menghadapi masalah. anda harus lebih sering membujuknya agar berhenti menangis. pilihlah wanita yang tegar hatinya.

pilihlah wanita yang jujur. kejujuran dan keterbukaan adalah unsur penting dari hubungan yang sehat. semakin wanita anda sering berbohong, semakin rendah rasa kepercayaan anda kepadanya dan anda akan selalu curiga.

pilihlah wanita yang menghormati anda sebagai laki-laki, wanita yang menghornati harga diri anda, wanita yang bahkan tidak berikhtiar untuk membeberkan sisi negatif anda dihadapan umum. wanita yang tidak bisa menghormati harga diri laki-laki tidak layak untuk dijadikan teman hidup.

pilihlah wanita yang bisa menghormati anda sebagai orang yang kedudukannya lebih tinggi darinya didalam keluarga sekalipun gajinya lebih besar dari anda. wanita yang tidak menghormati laki-laki hanya karena faktor penghasilan tidak layak dijadikan teman hidup.

pilihlah wanita yang bisa mengurus anak (bayi). wanita yang siap punya anak seharusnya siap jika harus berhadapan dengan popok, feses, ompolan, tangisan dimalam hari, dll.

pilihlah wanita yang mandiri, tetapi dapat manja terhadap anda. wanita yang demikian pandai dalam menghangatkan hubungan, pandai mengambil hati anda, dan disisi lain dia tetap dapat anda andalkan.

Pilihlah wanita yang tidak suka melempar lirikan kepada pria lain. mengingini didalam hatipun sudah termasuk selingkuh, bukan? sekalipun pria yang diliriknya adalah artis korea, bintang film, atlit, atau yang lainnya. apakah anda mau ada pria lain dihati pasangan anda selain anda?

pilihlah wanita yang tidak cerewet dan tidak suka menampar/memukul. jadikan rumah sebagai tempat yang indah, bukan arena tinju.

pilihlah wanita yang menarik hati dan logika anda, bukan semata-mata karena cantik dan elok parasnya, tetapi karena anda yakin  bahwa si wanita adalah penolong yang sepadan bagi anda dan dapat bersama-sama anda mewujudkan visi hidup bersama.

Hingga nanti suatu ketika, anda akan berkata kepada wanita anda, "didunia ini banyak wanita cantik, tetapi dirimu melebihi mereka semua".

tidak ada wanita yang ideal didunia ini. Belajar menerima kekurangan adalah hal penting dalam mencari teman hidup. Jikalau anda tetap saja idealis, anda akan tetap melajang. pilihlah kriteria yang mungkin sudah CUKUP untuk anda.

"Janganlah anda disesatkan oleh tulisan yang palsu ini".

Tampil menarik, hak atau kewajiban?

pernahkah anda melihat wanita bersolek dengan memakan waktu yang lama? Jika anda protes, kira-kira apakah jawaban si wanita? Menurut hemat saya, si wanita akan menjawab kira-kira seperti ini, "sabar dong, wanita kan selalu ingin terlihat cantik".

Pernahkah anda melihat pria yang menata rambutnya hingga memakan waktu yang lama? Jika anda protes, kira-kira apa jawaban si pria? Menurut hemat saya, si pria akan menjawab kira-kira seperti ini, "sabar dong, rambut gue belum selesai, belum ganteng neh".

Dari dua kasus diatas, andaikata ditanyakan kepada anda, apakah suatu hak atau kewajiban, tuntutan untuk terlihat menarik itu? Saya yakin mayoritas dari anda akan menjawab bahwa terlihat menarik adalah hak setiap orang. Kita simpan dulu jawaban tersebut, dan mari kita melangkah ke bagian lain.

didalam kamus bahasa indonesia, hak memiliki pengertian tentang suatu hal yang benar, milik, kepunyaan, kewenangan, kekuasaan untuk berbuat sesuatu (karena telah ditentukan oleh undang-undang, aturan, dsb), kekuasaan yang benar atas sesuatu untuk menuntut sesuatu, derajat atau martabat (sumber : wikipedia). Berarti, jika kita mengatakan bahwa tampil menarik adalah hak seseorang, berdasarkan definisi hak kita dapat menyimpulkan bahwa tampil menarik merupakan natur seseorang, bukan? kita bisa mengatakan bahwa seseorang pasti punya keinginan untuk tampil menarik karena tampil menarik adalah hak. Selain itu, dapat disimpulkan bahwa mungkin tidak seorangpun yang mau menggadaikan haknya, bukan? Saya yakin mayoritas dari anda setuju bahwa hak itu harus dipertahankan.

Mari kita membahas yang lain lagi. Tampil menarik itu relatif, tetapi saya akan membagi hal tersebut menjadi dua bagian berdasarkan respon, yaitu positif dan negatif. Tampil menarik secara positif berarti penampilan kita terlihat baik dimata orang lain, baik kualitas maupun kuantitas. Sebaliknya, tampil menarik secara negatif berarti bahwa penampilan kita memang membuat orang lain tertarik kepada kita, tetapi ketertarikannya disini adalah untuk mencemooh, mencibir, mengejek, atau yang lainnya.

umumnya, baik atau tidaknya penampilan seseorang dimata orang lain itu dipengaruhi oleh - salah satunya - faktor budaya. Sebagai contoh, disuatu tempat yang memiliki budaya tampil rapi dalam hal berpakaian, orang-orang disana akan merasa risih andai ada orang lain datang dengan penampilan yang berantakan. Berarti, dalam hal tampil menarik, faktor budaya setempat harus dipertimbangkan, apakah respon yang akan diterima itu positif atau negatif.

Mari kita masuk ke ide utama yang ingin saya paparkan. pernahkah anda melihat seorang mahasiswa pergi kuliah dengan celana pendek dan sendal jepit, padahal dia bisa lebih baik dari sekedar mengenakan yang seperti itu? Pernahkah anda melihat seseorang pergi melamar kerja hanya dengan memakai sendal, jeans, dan kaos oblong? Jika kita mengatakan bahwa tampil menarik adalah hak, dan tampil menarik itu disesuaikan dengan budaya, mengapa dua sampel diatas begitu mudahnya melepas haknya untuk tampil menarik? Bahwasanya datang ke ruang kuliah dengan celana pendek dan sendal jepit itu menarik, yaitu menarik perhatian dosen-dosen tertentu untuk mengusir yang bersangkutan keluar kelas, bukan? bahwasanya melamar kerja dengan menggunakan sendal, jeans, dan kaos oblong itu menarik, yaitu menarik perhatian HRD untuk mencoret semua berkas yang diserahkan sekalipun si pelamar merupakan orang yang pintar, bukan?

Dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung. Tampil menarik, rapih, dsb adalah hak seseorang, tetapi apakah karena tampil menarik adalah hak sehingga seseorang bisa seenaknya? Tentu tidak. Ada banyak faktor yang harus dipertimbangkan dalam bertindak. Budaya yang sudah mengakar sulit untuk di tentang. Jika anda merasa tidak cocok dengan suatu budaya, pergilah dari sana. Jika anda merasa cocok dengan suatu budaya, menetaplah disana. Hak adalah milik satu orang, tetapi budaya adalah nilai yang dimiliki bersama-sama oleh sekumpulan orang berdasarkan suatu kesepakatan. Anda tidak suka, anda boleh pergi.

Tampil menarik bisa menjadi bentuk penghargaan kita kepada orang lain, baik kepada dosen, bos dikantor, guru, orang tua, kekasih, teman, mertua, dll. Bukankah kita seharusnya saling menghargai? Dengan tampil menarik, kita tidak kehilangan hak kita saja, tetapi juga memberikan apresiasi kepada orang lain, membuat orang lain merasa dihargai.

tampil menarik itu, hak atau kewajiban?

Monday, July 9, 2012

Jangan menyerah walau gagal SNMPTN

Pengumuman SNMPTN baru saja berlalu. Selamat bagi yang diterima, dan jangan kecewa bagi yang gagal. Tidak perlu merasa berkecil hati jika anda gagal karena sebenarnya ada orang yang memiliki pengalaman lebih menyakitkan dalam usaha untuk masuk perguruan tinggi, saya salah satunya. Supaya menyemangati anda yang gagal, saya akan menceritakan pengalaman saya dalam berjuang masuk perguruan tinggi.


saya berasal dari merauke. asal SMA saya adalah SMA Negeri 3 Merauke. tanpa bermaksud menyombongkan diri, sejak SD sampai SMA saya selalu menghasilkan prestasi akademik yang baik. Nilai rapor saya bagus semua. Pernah juga saya menjadi juara III olimpiade astronomi di tingkat kabupaten, yang kemudian membuat saya tertarik akan bumi dan isinya. sekarang ini saya sedang berkuliah di Institut Teknologi Bandung, jurusan teknik pertambangan Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan angkatan 2009. Sebenarnya saya sudah lulus SMA sejak tahun 2008. Namun, mengapa saya berkuliah di tahun 2009? Seperti inilah kira-kira ceritanya.

Sejak kecil saya sudah bercita-cita ingin menjadi dokter. waktu semester 6 di SMA, saya mendaftar PMDK di dua universitas untuk berkuliah di fakultas kedokteran, yaitu universitas brawijaya malang dan universitas airlangga surabaya. Suatu ketika, saya dipanggil oleh guru ke kantor sekolah karena ada kiriman dari panitia PMDK unair yang menyatakan bahwa berkas pendaftaran saya sudah diterima dan saya berhak mengikuti ujian disana. di lain pihak, berkas yang saya kirim ke universitas brawijaya pun sudah lolos verifikasi dan saya tinggal menunggu hasilnya apakah saya diterima atau tidak.

waktu keberangkatan ke surabaya telah tiba. saya berangkat dengan teman saya, widyannea marpaung ke surabaya dengan pesawat merpati boeing 737-300. Namun, saya berangkat ke surabaya dengan kondisi tubuh menderita malaria cukup parah. kami di surabaya tinggal di kediaman keluarga Unane di benowo. Berat sekali saat itu, sampai sehari sebelum ujian masuk PMDK unair saya masih belum sembuh juga. Saya masih demam, dan ditambah mual-mual. Beruntung tepat pada hari ujian kondisi saya sudah berangsur lebih baik. Namun, dikarenakan sakit, saya tidak melakukan persiapan. akhir kata, saya mengikuti ujian hanya berbekal ilmu didalam memori jangka panjang saya saja dan saya gagal. Di lain pihak, pengumuman dari universitas brawijaya sudah keluar dan saya tidak diterima.

Dari surabaya, saya menuju bandung dan mengikuti tes di fakultas kedokteran universitas kristen maranatha. saya diterima dan berniat untuk daftar ulang. orang tua saya kemudian meminta saya pergi ke maranatha untuk menanyakan berapa biaya yang harus dikeluarkan. Setelah saya memberikan rinciannya, orang tua saya meminta saya untuk tidak mendaftar ulang karena orang tua saya merasa tidak mampu membiayai kuliah dengan dana yang menurut mereka terlalu besar untuk mereka.

saya belum mau menyerah. saya mulai menjelajahi jakarta untuk menggapai cita-cita saya. sebelum mengikuti ujian UMB dan ujian saringan masuk di trisakti dan atmajaya, terlebih dahulu saya mengikuti USM-ITB. saya memilih SAPPK pada waktu itu dipilihan 1, pilihan yang lain saya isi sekenanya. USM saya gagal. di UMB, saya memilih fakultas kedokteran UI dipilihan 1, dan gagal. sekitar akhir juni, setelah ujian di trisakti dan atmajaya, hasilnya keluar dan saya tidak diterima di fakultas kedokteran di kedua universitas tersebut dan hanya lulus dipilihan 2. tidak salah satu yang saya ambil.

perjuangan puncak di SMPTN 2008, pilihan 1 Fakultas kedokteran Universitas Padjajaran dan pilihan 2 fakultas kedokteran universitas sam ratulangi manado. saya gagal, tetapi saya belum menyerah. saya mengikuti lagi ujian masuk di universitas krida wacana dan diterima di fakultas kedokteran. selagi waktu daftar ulang masih lama, saya mengikuti lagi ujian masuk universitas brawijaya, tetapi saya gagal lagi. kecewa luar biasa saya alami. akhirnya, atas saran kakak saya, saya tidak mendaftar ulang di ukrida dan saya memutuskan untuk menganggur selama setahun dibandung untuk belajar lagi.

Beberapa bulan pertama mengikuti bimbingan belajar, saya jalani dengan malas-malasan. Dalam ingatan saya selalu terbayang dan terbayang kegagalan-kegagalan yang pahit. Oktober 2008 saya terserang demam berdarah dan harus diopname di rumah sakit. TO saya jelek, saya susah fokus. Namun, memasuki tahun baru 2009, pandangan saya berubah. saya mulai rajin belajar. saya mulai membiasakan diri untuk berdisiplin dalam belajar. Berhubung saya menyewa kamar kost, sayapun terbiasa mengatur kehidupan sendiri, baik dalam keuangan maupun yang lainnya.

perjuangan saya yang pertama ditahun 2009 adalah SIMAK UI. Seperti yang lalu, saya memilih fakultas kedokteran di pilihan 1. Namun, kali itu saya gagal lagi. selanjutnya adalah UM-UGM. Seperti biasa, fakultas kedokteran menjadi pilihan 1. Semua soal terasa lancar dikerjakan, sampai akhirnya setelah selesai ujian saya menyadari kekeliruan yang fatal, yaitu nama yang saya isikan di lembar jawaban tidak sesuai dengan yang di formulir. Akhir kata, saya gagal lagi masuk fakultas kedokteran, sekalipun saya lulus dipilihan 3, yang akhirnya saya lepas karena tidak sesuai cita-cita saya. Kemudian saya mengikuti ujian saringan masuk universitas jendral soedirman. saya mengikuti ujian di tasikmalaya dan memilih fakultas kedokteran sebagai pilihan 1. kali itu saya optimis. mayoritas soal bisa saya kerjakan dengan keyakinan benar yang tinggi. administrasi pun tidak keliru layaknya ujian sebelumnya. Namun, saya gagal lagi. saya yang kebingungan karena tidak lolos tidak bisa berbuat apa-apa.

selanjutnya, saya mengikuti USM-ITB. kali ini saya memilih FTTM-ITB di pilihan 1. Namun, gagal lagi. kemudian, saya ujian dimaranatha lagi, mengambil teknik informatika dan diterima. Selanjutnya, saya mengikuti UMB lagi, dimana pilihan 1 adalah fakultas kedokteran USU. Berhubung saya masih penasaran dengan UI, saya memilih Fakultas Kesehatan Masyarakat UI juga dalam pilihan jurusan. Sejumlah soal saya kerjakan dengan lancar. Akhir kata, pengumuman keluar dan untuk ketiga kalinya saya gagal masuk UI. Saya semakin bingung, sekalipun saya lulus dipilihan 4, yaitu teknik sipil USU. Pendaftaran ulang di USU pun dilaksanakan bertepatan dengan pelaksanaan SNMPTN 2009 sehingga saya harus memilih apakah saya harus mendaftar ulang atau melepasnya dan mengikuti SNMPTN 2009. Keputusan pun dibuat, saya melepas teknik sipil USU untuk mengikuti SNMPTN 2009.

Akhirnya SNMPTN tiba. Lagi, pilihan 1 adalah fakultas kedokteran Universitas padjajaran dan pilihan 2 adalah FTTM-ITB. pilihan tersebut membuat teman saya yang paling tegar diantara teman-teman sekelas bimbel, mengatakan saya gila, mengingat tingginya passing grade keduanya. Namun, saya sudah bertekad dan kali ini harus berhasil. Akhir kata, SNMPTN berakhir, saya tinggal menunggu hasil ujian sambil mengikuti ujian yang lainnya. pascaSNMPTN, saya mengikuti ujian untuk memasuki fakultas kedokteran Unjani dan saya diterima. Kemudian, saya mengikuti ujian masuk STAN.

Akhirnya, juli akhir, pengumuman SNMPTN tiba. saya kemudian masuk ke website Unpad untuk mengecek nomor saya apakah saya diterima. Kalimat yang muncul saat itu adalah, "nomor anda tidak terdaftar". Saya panik. Akhirnya saya berhasil memasuki web SNMPTN ditengah ribuan orang yang mengakses website tersebut. Setelah saya memasukkan nomor saya, sungguh diluar dugaan. saya diterima di FTTM-ITB. Saya berhasil lulus SNMPTN, tetapi saya gagal memenuhi tujuan saya sebelumnya, masuk fakultas kedokteran universitas negeri. Orang tua saya gembira, keluarga saya gembira, teman-teman saya yang mengetahui seberapa berat saya berjuang turut bergembira. banyak juga teman-teman saya yang lulus di SNMPTN, saya ikut bergembira atas itu, apalagi untuk teman saya yang paling tegar diantara teman-teman sekelas yang berhasil masuk ITB di fakultas yang ia inginkan.

PROKM 2009 tidak saya ikuti. Penderitaan berakhir di ranjang RS santo borromeus karena saya terkena infeksi virus yang membuat saya demam tinggi. Untuk diketahui, selama menganggur, saya bisa belajar 7 - 9 jam sehari, senin sampai sabtu. mengerjakan soal dan baca textbook menjadi makanan saya sehari-hari. Saya hanya beristirahat di hari minggu. Di kamar kost saya waktu itu tidak ada TV. saya hanya menggunakan MP3 player dan sebuah subwofer tua dan tentu saja, buku-buku pelajaran untuk menghibur diri. Sebenarnya kakak pertama saya sudah menetap dibandung, tetapi saya tidak tinggal dengan mereka.

sebulan kuliah, pengumuman STAN keluar. saya diterima di jurusan Pajak Bumi dan Bangunan. Dilema pun terjadi, apakah saya harus melepas FTTM atau tidak. Akhirnya saya memutuskan untuk tetap di ITB, sekalipun ada seseorang yang mencibir saya karena saya menolak masuk STAN. Menurut dia, setelah saya lulus dari STAN saya akan bekerja dengan penghasilan yang lumayan. Saya tidak peduli, saya tetap di ITB.

Kadang saya berpikir, mengapa 2 kali ikut USM saya gagal. Akhirnya saya mengerti. Tuhan sayang akan orang tua saya. Berkat-Nya diberikan luar biasa. Andaikata saya lulus USM, maka saya akan membayar sejumlah dana yang lebih besar dibanding kalau saya masuk lewat SNMPTN. Ayah saya yang sudah pensiun begitu bernapas lega. Apa yang Tuhan kerjakan bagi saya pun diluar dugaan. Apa yang saya terima selama berkuliah di ITB itu luar biasa. tidak hanya engineering, tetapi juga kemampuan-kemampuan lain. Sayapun memiliki banyak teman disini, dimana mereka berasal dari berbagai daerah diseluruh penjuru nusantara. saya adalah ITB2009, angkatan di ITB yang cukup berwarna, dari aceh sampai papua ada, saya salah satunya.

Namun, hati kecil saya tidak bisa berbohong. Kalimat "menjadi dokter" masih tetap ada, walau tidak setiap saat muncul, tetapi ketika muncul sangat mengganggu, apalagi ketika saya sakit. Namun, realita ini harus saya jalani, dan sekarang saya tinggal berjuang untuk keluar dari kampus ITB dengan membawa gelar ST.

Jikalau anda gagal dalam SNMPTN, mungkin Tuhan Yang Maha Kuasa belum menghendaki anda masuk ditahun ini, atau tidak menghendaki sama sekali anda masuk ke jurusan yang anda pilih. Jalan manusia ada ditangan-Nya, bukan? tugas kita adalah mencari ridho dan penyertaan-Nya, mencari kehendak-Nya, yang tentu saja merupakan yang terbaik bagi diri kita.

Ora et labora, berdoa dan bekerja, itulah yang harusnya kita lakukan. Kita tidak bisa mengerjakan salah satunya saja, keduanya musti dijalankan. Bagi anda yang gagal, apakah anda selama ini sudah mencari kehendak-Nya? atau mungkin anda keliru seperti saya, dimana pada saat berjuang dan bergumul untuk menjadi mahasiswa kedokteran, saya berpikir bahwa Tuhan sudah menaruh cita-cita itu sejak kecil dalam diri saya, saya tidak tahu bagaimana anda. Anda mengenal diri anda, tetapi Tuhan lebih mengenal diri anda melebihi anda mengenali diri anda sendiri, dan IA pasti tahu apa yang terbaik untuk anda.

Jangan pernah menyerah untuk berusaha, kawan!

Tuesday, July 3, 2012

saking mahakuasa-Nya

saking mahakuasa-Nya, IA menciptakan jutaan galaksi dialam semesta ini, dimana trilyunan planet ada di tiap galaksi tersebut, hanya dengan berfirman.

Saking mahakuasa-Nya, Ia menciptakan galaksi bima sakti, dengan bumi didalamnya, planet yang ia tempatkan berbagai macam kehidupan, planet dengan kondisi geologi yang kompleks dan menarik untuk dipelajari.

Saking mahakuasa-NYA, IA mengadakan berbagai fenomena-fenomena alam, bongkah batu yang meletus dari gunung dan jatuh kebawah, yang membuktikan adanya gaya tarik kebawah.

Saking mahakuasa-Nya, ilmu pengetahuan ada dalam tangan-Nya. Gravitasi, cahaya, materi dan antimateri, medan listrik dan medan magnet dan segala sesuatu yang menarik untuk dipelajari.

Saking mahakuasa-Nya, Ia eksis, Ia rill, Ia dapat berjalan dibumi, mengambil ''debu dan tanah'', mengambil dan menenun unsur-unsur dan kemudian membentuk kromosom, dan dari kromosom-kromosom terbentuklah DNA. Ia menenun dan membentuk sel, merangkai sel-sel menjadi jaringan, merangkai jaringan-jaringan menjadi organ, dan akhirnya membentuk manusia.

Saking mahakuasa-Nya, Ia berdaulat atas seluruh ciptaan-Nya, dan tentu saja, Ia berdaulat atas ciptaan seluruh ciptaan-Nya. Masakan, patung, pahatan, musik, dan lain sebagainya, karena semua rasa dan kemampuan itu berasal dari-Nya.

saking mahakuasa-Nya, Ia dapat membuat bumi ini berhenti berputar, karena bumi inipun buatan-Nya. Ia tak dibatasi oleh waktu, karena Ia sendirilah yang menentukan waktu.

Saking mahakuasa-Nya, ia dapat berinkarnasi menjadi manusia, mempunyai darah dan daging, Ia terhitung, Ia riil, Ia eksis, hakikat-Nya Ia tetap Tuhan.

Saking Mahakuasa-Nya, sekalipun Ia dapat merasakan kesakitan, mengantuk, lapar dan haus, setan takut pada-Nya, penyakit takluk pada-Nya, bahkan badaipun mendengarkan-Nya.

Saking mahakuasa-Nya, sekalipun ketika Ia menjadi manusia, Ia dapat menahan penderitaan dan rasa sakit jauh lebih besar dibanding manusia yang lain. Tubuh-Nya kuat, Ia dapat menahan siksaan semalam suntuk, bahkan hingga siang dari orang-orang yang dengki pada-Nya.

Saking mahakuasa-Nya, hanya kematiaan-Nya yang bisa mendatangkan gempa sampai membelah bangunan yang dibuat selama 46 tahun.

Saking mahakuasa-Nya, Ia tidak bisa lama-lama mati. Ia hidup kembali, tak terbatas oleh waktu dan ruang, Ia bisa berada dimanapun Ia mau, Ia bisa menembus tembok, Ia bisa menghilang dengan tiba-tiba.

Saking mahakuasa-Nya, Ia memerintahkan ikan-ikan untuk masuk ke jala orang-orang yang disuruh-Nya. Ia tetap eksis, bisa memasak, bisa membuat tungku api.

Saking mahakuasa-Nya, Ia seketika naik kelangit, membuat orang-orang yang menyaksikannya seperti tak tersadar, mungkin karena takjub.

Saking mahakuasa-Nya, Ia bisa membinasakan alam semesta hanya dengan sentilan jari. Ia bisa melakukan-Nya, jika Ia mau.