Monday, December 1, 2014

catatan perjalanan pendakian gunung guntur 2249 mdpl via desa citiis

lama tidak menulis catper setelah sekian lama absen menggunung hehehe halo semua, kali ini saya mau sharing pengalaman mendaki guntur, dimana saya mendaki gunung guntur sebanyak dua kali. catper ini adalah catper untuk perjalanan yang pertama.



sebenarnya ini adalah semacam pendakian ulang oleh saya dan doan karena pertama kali kami mencoba mendaki guntur, kami nyasar hahaha akhirnya kami pulang dengan kekecewaan hehe tapi tak apalah. ternyata terbayar juga dengan samudera awan gunung guntur yang istimewa disaat sunrise.

gunung guntur terletak di garut, jawa barat. untuk menjangkau desa terdekat, yakni desa citiis dari bandung bisa dilakukan dengan naik motor ataupun dengan naik kendaraan umum. jika beruntung, kita bisa menawar elf tujuan garut untuk memutar ke desa terdekat (desa citiis). perjalanan naik kendaraan umum adalah tahun 2015 dan tim kami membayar Rp 30.000 per orang untuk sampai ke dekat basecamp.

kami sedikit kurang beruntung karena kami tidak dapat menumpang pada truk pasir sehingga dari basecamp kami berjalan kaki menyusuri jalan tambang sampai tiba didekat jalan setapak naik. kami tidak melewati air terjun, tetapi kami melewati jalur lurus pendakian gunung guntur dari kaki gunung hingga ke puncak. kami memulai perjalanan pukul 18.30 WIB dan sampai dipuncak 2 (titik GPS) sekitar pukul 02.00 WIB. trek gunung guntur termasuk sulit, melelahkan, dan terjal. tidak ada bonus dalam jalur pendakian guntur. Jadi, kita akan naik terus ketika mendaki gunung ini. untuk teman-teman ketahui, puncak guntur itu setinggi 2249 mdpl, sedangkan kita akan memulai mendakian dari desa citiis yang kurang lebih berada diketinggian 800an mdpl. jadi dari sisi jarak, mendaki gunung guntur termasuk jauh dan terjal. 

well, diantara paguci garut (papandayan, guntur, cikuray), menurut saya mendaki guntur jauh lebih melelahkan dan menguras tenaga dibanding papandayan dan cikuray. Namun, semua kelelahan itu terbayar dengan pemandangan sunrise yang menakjubkan. samudera awan kala itu sangatlah istimewa karena sangat tebal, serasa kasur empuk berada dibawah sana.

setelah muncak, kami turun dulu ke air terjun untuk menikmati aliran air sebelum kembali ke bandung. puas rasanya akhirnya bisa mendaki guntur setelah gagal di percobaan pertama =))


No comments:

Post a Comment